Jika Anda saat ini adalah seseorang yang berada pada masa usia produktif dan ada orang-orang yang bergantung pada Anda secara finansial, Anda butuh asuransi jiwa.

Pertanyaannya, asuransi jiwa seperti apa yang cocok dengan karakter keuangan Anda?

Semakin berkembangnya industri keuangan, semakin berkembang pula produk asuransi jiwa dari perusahaan asuransi swasta. Tugas kami, para agen, adalah memberikan pemahaman mengenai produk-produk tersebut dan advice produk yang cocok dengan profil Anda.

Dalam tulisan ini, saya akan coba bahas 3 jenis asuransi jiwa secara umum kelebihan dan kekurangannya. Semoga dapat menjelaskan sejelas-jelasnya sehingga Anda bisa memutuskan perencanaan keuangan yang tepat untuk Anda dan keluarga.

 

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka atau term life insurance ini fungsinya untuk memberi proteksi kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu saja. Asuransi jiwa ini biasanya menawarkan kontrak untuk 5, 10, atau 20 tahun, dengan premi tetap dan terhitung murah.

Jika Anda sudah memastikan waktu usia dimana Anda bebas secara finansial dan tidak memiliki tanggungan lagi (misal: biaya pendidikan anak) maka produk ini cocok untuk Anda.

Sayangnya, masih banyak masyarakat kita yang dalam usia produktifnya belum memikirkan finansial jangka panjang. Kapan usia pensiun yang tepat, bagaimana kondisi finansial saat masa pensiun, berapa usia anak saat masuk usia pensiun.

Ya, semua hal tersebut harus direncanakan jika Anda mengambil Asuransi Jiwa Term Life ini.

 

asuransi term life

source: google

 

Sayangnya, kebanyakan dari nasabah asuransi term life hanya memikirkan murahnya saja. Menurut pendapat saya sebagai financial planner, hal ini cukup fatal dalam jangka panjang. Kenapa?

Menurut Anda usia berapa risiko penyakit kritis semakin besar?Saat muda atau saat masuk usia senja?

Bayangkan jika saat ini usia Anda 30 tahun dan mengambil term life dengan masa kontrak 20 tahun misalnya. Itu artinya perlindungan akan berakhir saat usia 50 tahun.

Dan saat itu Anda masih memiliki tanggungan finansial (anak atau istri) kemudian Anda terkena penyakit kritis, bukankah harta yang sudah Anda kumpulkan saat usia produktif akan habis begitu saja?

Tapi beda halnya jika dari sekarang Anda sudah memikirkan keuangan jangka panjang dengan menyiapkan banyak aset atau bisnis yang bisa menghasilkan tanpa Anda perlu bekerja dan bisa diwariskan bisnisnya seperti bisnis asuransi Allianz. Term life mungkin cocok untuk Anda

Jika Anda memilih asuransi jiwa ini, beberapa keuntungannya adalah:

  • Anda sebagai pemegang polis mendapatkan kebebasan dalam menentukan besarnya premi sesuai dengan kemampuan Anda.
  • Uang pertanggungan yang bisa Anda peroleh sebagai pemegang polis cukup besar dibandingkan asuransi jiwa lainnya.

Sementara itu kekurangan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:

  • Tertanggung kehilangan uang premi yang sudah dibayarkan atau premi hangus begitu kontrak selesai apabila tidak mengalami masalah kesehatan maupun meninggal dunia hingga masa kontrak selesai tersebut.
  • Semakin naiknya risiko kesehatan, biaya premi yang dibayarkan juga akan meningkat. Biasanya saat kontrak habis, biaya premi dapat meningkat bahkan hingga 10 kalinya!

 

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Asuransi jiwa seumur hidup atau whole life insurance ini memberikan perlindungan seumur hidup kepada Anda. Meski biasanya perusahaan asuransi membatasi manfaat perlindungan hingga hanya 100 tahun.

Asuransi jiwa ini direkomendasikan bagi Anda yang TIDAK punya tanggungan dan menginginkan manfaat yang lebih dari sekadar santunan kematian, atau Anda tertarik dengan ide tabungan jangka panjang.

Jadi, jika Anda menginginkan perlindungan jiwa sekaligus tabungan untuk kebutuhan darurat misalnya membayar biaya tagihan rumah sakit, Anda dapat mempertimbangkan untuk membeli polis asuransi jiwa jenis ini.

 

asuransi whole life

source: google

 

Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:

  • Pemegang polis dimungkinkan untuk mendapatkan nilai tunai dari premi yang sudah dibayarkan.
  • Apabila Anda sebagai tertanggung tidak dapat membayar angsuran premi secara berkala, Anda bisa menggunakan nilai tunai dari premi yang sudah dibayar untuk membayar premi selanjutnya.

Sementara itu kekurangannya adalah:

  • Preminya lebih besar ketimbang premi asuransi jiwa berjangka, bahkan bisa mencapai lebih dari dua kali lipatnya. Alasan dari premi yang tinggi ini adalah karena angka harapan hidup masyarakat Indonesia hanya 65 tahun untuk laki-laki dan 70 tahun untuk perempuan, sehingga kemungkinan klaim asuransi sebelum masa proteksi berakhir lebih tinggi.
  • Nilai tunai dari total premi yang sudah dibayarkan tidak terlalu besar karena bunga untuk asuransi ini biasanya hanya sebesar 4% per tahun, dan angka ini belum dipotong pajak.

 

3. Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi jiwa jenis unit link ini menggabungkan manfaat asuransi dengan investasi, dan paling sering ditawarkan oleh agen asuransi. Jika Anda tertarik berinvestasi namun tidak mengerti tentang investasi dan ingin tetap memastikan jiwa Anda tetap mendapatkan manfaat perlindungan dari kematian, Anda bisa memilih jenis asuransi jiwa ini.

 

asuransi unit link

source: google

 

Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:

  • Anda sebagai pemegang polis tidak hanya mendapatkan jaminan perlindungan saja melainkan juga imbal hasil investasi.
  • Anda dapat merencanakan berapa lama pembayaran premi untuk kemudian dihitung proyeksi imbal hasil investasi agar return investasi Anda dapat digunakan untuk melanjutkan pembayaran premi proteksi.
  • Premi yang Anda bayarkan hari ini akan sama dengan premi yang Anda bayarkan 10, 15, atau 20 tahun yang akan datang walaupun usia dan risiko kesehatan Anda meningkat.

 

Sementara kerugiannya adalah:

  • Dalam jangka pendek, imbal hasil investasi tergolong rendah karena masih dipotong biaya akuisisi asuransi. Normalnya biaya akuisis ini hingga usia polis 5 tahun.
  • Uang pertanggungan yang akan diperoleh lebih rendah dibandingkan 2 asuransi jiwa lainnya. Hal ini disebabkan kontrak asuransi jiwa unit link hingga Anda berusia 100tahun dan mendapatkan nilai tunai dari hasil investasi.

 

Itulah 3 jenis asuransi jiwa secara umum. Pertanyaan “mana asuransi jiwa yang terbaik” merupakan pertanyaan yang cukup sulit saya jawab. Karena masing-masing produk memiliki kelebihan dan kekurangan. Sesuaikan dengan kondisi finansial dan rencana finansial jangka panjang Anda.

Yuk kita ngopi-ngopi dan rencanakan finansial jangka panjang Anda 🙂

Share artikel ini jika menurut Anda Bermanfaat 🙂

Subscribe Untuk Artikel Bermanfaat Berikutnya

Subscribe Untuk Artikel Bermanfaat Berikutnya

Bergabung mailing list kami untuk mendapatkan artikel bermanfaat bagi Anda.

Terima Kasih Karena Telah Memberikan Kepercayaan Kepada Kami