Dalam menjalankan profesi sebagai seorang Financial Consultant, kami menyaksikan di industri ini bahwa orang Indonesia sebelum meninggal, 90% didahului menderita sakit kritis (stroke, kanker dan serangan jantung).

Maka dari itu, jika ditanya, asuransi apakah yang paling penting untuk dimiliki? Jawabannya adalah asuransi penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis adalah asuransi yang memberikan sejumlah uang tunai (CASH) jika tertanggung mengalami suatu penyakit kritis.

Orang boleh memiliki banyak asuransi, tapi jika belum ada asuransi penyakit kritis dalam portofolio asuransinya, maka ia masih POTENTIAL untuk bangkrut.

Penyakit kritis (critical illness) ialah sebutan untuk sekelompok penyakit yang tergolong berat dan sulit disembuhkan. Antara lain: kanker, stroke, aneka penyakit jantung, gagal ginjal, gagal hati, tumor otak, dan meningitis bakteri.

Penyakit kritis tidak melulu bicara penyakit, tapi juga kondisi tertentu yang tergolong berat dan tidak tersembuhkan, yang bisa disebabkan kecelakaan. Antara lain: lumpuh, buta, tuli, bisu, koma, dan luka bakar.

Apa akibatnya jika seseorang mengalami satu dari penyakit kritis atau kondisi tersebut?

Pertama adalah biaya perawatan yang sangat besar. Di sini kita tidak bicara biaya puluhan juta, tapi ratusan juta hingga miliaran. Berapa persenkah orang di dunia ini yang memiliki simpanan uang tunai ratusan juta hingga miliran?

Kedua adalah kemungkinan hilangnya produktivitas (kemampuan bekerja atau mendapatkan penghasilan atau kemampuan dasar dalam hidup). Ini berarti seseorang menjadi kurang atau tidak berguna lagi. Bukan hanya itu, juga merepotkan sesamanya.

Asuransi penyakit kritis bisa melindungi 5 hal penting dalam hidup manusia. Misalnya seseorang memiliki asuransi penyakit kritis dengan uang pertanggungan 1 miliar, maka ada 5 hal yang saat itu telah terlindungi.

Tabungan. Dengan uang tunai 1 miliar, tabungannya aman. Jika terkena penyakit kritis, tidak perlu mengorbankan tabungan. Kalaupun untuk sementara tabungan harus dipakai, ada penggantinya ketika klaim penyakit kritis telah disetujui.
Aset. Dengan uang tunai 1 miliar, aset-asetnya aman. Jika terkena penyakit kritis, rumah dan mobil tidak perlu dijual. Kalaupun harus menjual aset karena butuh uang cepat, akan terganti ketika klaim penyakit kritis telah disetujui.
Harga diri. Dengan uang tunai 1 miliar, harga diri terjaga karena tidak perlu meminjam uang kepada orang lain. Kalaupun harus meminjam, ada jaminan untuk membayarnya.
Penghasilan. Dengan uang tunai 1 miliar, jika akibat penyakit kritis itu seseorang tidak mampu bekerja lagi, penghasilan untuk biaya hidup bisa tergantikan meski standar gaya hidup mungkin harus diturunkan.
Impian. Dengan uang tunai 1 miliar, meski tidak punya penghasilan lagi, impian untuk menyekolahkan anak atau untuk memiliki sesuatu tetap bisa dilaksanakan.

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Bagaimana mendapatkan asuransi penyakit kritis? Di Allianz, asuransi penyakit kritis merupakan rider (manfaat tambahan) pada asuransi jiwa Tapro. Jadi, untuk mengambil asuransi penyakit kritis, kita harus mengambil asuransi jiwa. Tapi itu tak masalah karena asuransi jiwa pun tidak kalah pentingnya untuk dimiliki.

Ada dua rider penyakit kritis di Tapro yang dapat anda pilih, yaitu CI+ (menanggung 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun) dan CI100 (merupakan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sd usia 100 tahun).

Contoh ilustrasi Tapro dengan manfaat UP jiwa 1 miliar dan UP penyakit kritis 1 miliar bisa dilihat di bawah ini:

asuransi terpenting

Share artikel ini jika menurut Anda Bermanfaat 🙂

Subscribe Untuk Artikel Bermanfaat Berikutnya

Subscribe Untuk Artikel Bermanfaat Berikutnya

Bergabung mailing list kami untuk mendapatkan artikel bermanfaat bagi Anda.

Terima Kasih Karena Telah Memberikan Kepercayaan Kepada Kami

× How can I help you?