Aturan 50/20/30 adalah prinsip kelola keuangan pribadi yang paling mendasar. Dengan mengikuti prinsip ini Anda akan saggat terbantu dalam pengelolaan keuangan pribadi. Sebuah riset menyatakan bahwa sekitar 70% masyarakat Indonesia belum merencanakan keuangan secara baik, padahal perencanaan keuangan sangat penting untuk jangka panjang,

Dalam prinsip 50/20/30, Anda harus membagi kebutuhan setidaknya menjadi 3 kategori saat menerima gaji, komisi atau apapun pendapatan Anda. Tiga kategori ini adalah : Kebutuhan Utama, Simpanan & Hutang, Keinginan.

50%: Your Kebutuhan Utama

Pisahkan 50% dari total penghasilan Anda untuk kebutuhan utama seperti: makan sehari-hari, sewa rumah, obat-obatan bulanan, bensin untuk kendaraan Anda serta cicilan kartu kredit jika Anda punya.

Hal yang menjadi catatan adalah membedakan antara kebutuhan dengan keinginan. Banyak orang sulit melakukan hal ini. Catat semua pengeluaran Anda dalam buku maupun aplikasi Handphone sehingga Anda dapat mengevaluasinya setiap saat.

30%: Simpanan & Hutang

Yang berikutnya, sisihkan 30% penghasilan Anda untuk membayar hutang dan simpanan. Simpanan dapat berupa Asuransi dan investasi. Satu hal ini sangat penting untuk kebutuhan jangka panjang Anda.

Risiko penyakit kritis dapat menyebabkan penghasilan Anda berhenti dan semua aset dijual. Asuransi dan investasi akan amat sangat meringkankan beban finansial Anda saat hal tersebut terjadi.

Kebutuhan sosial seperti zakat, infaq, shadaqah masuk dalam porsi 30% ini.

20%: Keinginan

Sisa 20% dari budget bulanan Anda dapat digunakan untuk membeli atau menikmati keinginan Anda. Hal ini termasuk nonton film, rekreasi keluarga dan membeli barang-barang hobby.

Ingat, budget untuk keinginan tidak lebih dari 20% penghasilan bulanan Anda. Karena jika berlebih maka Anda harus mengambil jatah dari 2 kategori yang lain dan hal ini akan membuat kondisi finansial Anda akan tidak sehat untuk jangka panjangnya

kelola keuangan pribadi

 

Mengapa 50/30/20?

Prinsip 50/30/20 menawarkan fleksibilatas dan keamanan. Walaupun aturan ini tidak baku, namun Anda dapat mempraktekkannya sebagai latihan pengelolaan keuangan pribadi. Jika Anda sudah terbiasa, next step dapat menggunakan prinsip 10-20-30-40.

Selalu atur pola pengeluaran Anda untuk keadaan keuangan seperti apapun. Catat dan disiplin dalam pengeluaran akan sangat menolong Anda di masa depan.

Mungkin akan sulit untuk beberapa orang untuk melakukannya saat pertama kali. Karena memang kurikulum pendidikan kita hanya mengajarkan bagaimana mencari uang dan bukan mengelola uang pribadi.

Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

 

Share artikel ini jika menurut Anda Bermanfaat 🙂

Subscribe Untuk Artikel Bermanfaat Berikutnya

Subscribe Untuk Artikel Bermanfaat Berikutnya

Bergabung mailing list kami untuk mendapatkan artikel bermanfaat bagi Anda.

Terima Kasih Karena Telah Memberikan Kepercayaan Kepada Kami